B I S N I S . T E C H

Kiat-Kiat Sukses Menjadi Penulis Freelance

by Ratna 09 Apr 2022

Belakangan ini freelance menjadi salah satu jenis pekerjaan yang cukup banyak diminati. Salah satunya penulis. Menjadi penulis freelance bisa dikatakan gampang-gampang susah. Untuk membuat suatu tulisan berkualitas tentu membutuhkan riset yang cukup baik.

Bahkan juga perlu menggunakan penyampaian yang menarik. Saat menjadi penulis lepas, tentu seseorang bisa berkesempatan untuk berkolaborasi dengan banyak pihak. Jadi, selain mendapatkan tambahan penghasilan lewat menulis, maka juga bisa memperluas relasi.

Kiat-Kiat Sukses untuk Menjadi Penulis Freelance

Untuk menjadi penulis freelance, maka seseorang perlu mempunyai keterampilan yang cukup baik dalam mengolah kata, menyampaikannya serta membuat tulisan yang sedang tren saat ini. Di samping itu, juga sangat perlu memperhatikan beberapa kiat tertentu agar mampu menjadi penulis lepas yang sukses.

  1. Mempunyai Kemampuan Menulis

Untuk menjadi seorang penulis freelance yang handal, maka seseorang perlu memiliki kemampuan untuk menulis terlebih dahulu. Bagaimana mungkin bisa seseorang yang enggan menulis bisa menjadi penulis freelance yang sukses? Mustahil rasanya.

Agar bisa menjadi penulis freelance, tentunya seseorang harus mempunyai ilmu pengetahuan seputar dunia tulis-menulis. Ilmu pengetahuan yang dimaksud mencakup teori serta kemampuan untuk mengolah kata-kata menjadi sebuah tulisan yang menarik dibaca.

Tentukan bidang tulisan apa yang dikuasai. Misalnya, tentang kuliner, fashion, kesehatan, wisata, K-Pop, Hollywood, politik dan sebagainya. Persiapkan ilmu yang matang tentang tema yang dikuasai tersebut sehingga bisa membantu dalam membuat sebuah tulisan yang menarik serta bagus dipublikasikan.

  1. Tentukan Media Target Tulisan

Selain kemampuan di bidang menulis, untuk menjadi penulis lepas maka seseorang harus mempunyai target media guna menampung tulisan-tulisan tersebut. Kenali platform tujuan sehingga bisa cimuat pada platform tersebut. Tentunya penting sekali agar tidak salah sasaran.

Temukan detail informasi terkait platform tersebut dengan sangat baik. Lihat juga seberapa besar peluang tulisan yang dibuat untuk diterbitkan. Saat ini sudah ada begitu banyak platform yang mampu menampung tulisan-tulisan dari para penulis lepas baik skala nasional maupun ke luar negeri.

Beberapa contoh platform yang bisa menampung tulisan para penulis lepas di antaranya IDN Times, UC News, Voxpop.id, Geotimes, Vebma, Freelance Writing, Nulis, Babe, Kontenesia, Projects, Freelancer dan sebagainya.

  1. Pakai Teknologi Canggih

Untuk menjadi seorang penulis freelance, maka perlu untuk memiliki peralatan menulis yang canggih. Perlengkapan utama yang dibutuhkan untuk menjadi penulis freelance di antaranya laptop atau PC, tablet, smartphone serta koneksi internet.

Gawai yang canggih tentu akan memudahkan seorang penulis untuk bisa menghasilkan tulisan berkualitas. Disarankan untuk menulis menggunakan laptop saja karena dirasa bisa lebih fleksibel. Menulis dengan laptop bisa dilakukan dimana dan kapan saja.

Bahkan sambil nongkrong di kafe juga tetap bisa dilakukan. Bayangkan betapa asyiknya bekerja freelance di kafe sambil menyesap secangkir kopi susu atau latte kesukaan. Bekerja tentunya akan lebih terasa menyenangkan.

  1. Pintar-Pintarlah Memanajemen Waktu

Untuk menjadi penulis freelance yang sukses, maka seseorang juga perlu pintar dalam melakukan manajemen waktu. Sebenarnya hal ini juga berlaku untuk semua pekerjaan. Bukan hanya untuk penulis lepas saja. Mengatur waktu itu sangat penting.

Demi bisa meraih kesuksesan selama bekerja, maka seseorang perlu pintar menentukan kapan waktu untuk bekerja, bersenang-senang dan sebagainya. Jangan campur adukan semuanya jadi satu atau menunda pekerjaan untuk bersenang-senang saja.

Seimbangkan semuanya agar bisa berjalan dengan baik. Dengan begini, nantinya juga mampu untuk meminimalisir kerugian yang akan ditimbulkan dalam manajemen waktu. Ingat, waktu adalah uang. Kerjakan pekerjaan sampai tuntas barulah bisa bersenang-senang dengan teman, keluarga dan pasangan.

  1. Pintar-Pintarlah Memanajemen Finansial

Bukan hanya sekadar harus pintar memanajamen waktu saja, untuk menjadi penulis freelance yang sukses maka seseorang juga wajib pintar dalam hal memanajemen finansial. Terlebih lagi penulis lepas mempunyai sistem penggajian yang berbeda dari pekerja kantoran.

Seorang penulis dengan sistem lepas bisa memperoleh gaji cepat bahkan dalam jumlah tidak terduga. Tentu sangat menggiurkan apabila tahu-tahu ada dana masuk ke rekening tanpa perlu menunggu waktu satu bulan bekerja layaknya pegawai kantoran.

Gunakan uang dengan bijak. Kontrol pengeluaran dan pemasukkan yang seimbang. Jangan gunakan uang sembarangan. Bila perlu, uang tersebut dapat dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan menulis yang canggih sehingga dapat terus mempermudah pekerjaan.

  1. Mempunyai Mental Kuat

Untuk menjadi penulis lepas yang sukses, maka perlu mempunyai mental kuat. Khususnya dalam mengatasi banyak tantangan yang datang selama menjadi penulis. Bahkan dapat dikatakan hal ini adalah bagian paling sulit untuk menjadi seorang penulis.

Banyak sekali yang gagal menjadi penulis lepas ketika menghadapi tantangan ini. Terlebih situasi kerap datang tanpa terduga-duga. Beberapa orang bahkan sudah runtuh mentalnya ketika tulisan ditolak. Padahal salah satu tahapan untuk sukses harus menerima kegagalan terlebih dahulu.

Belum lagi, seorang penulis pasti akan mendapati writer’s block. Kondisi writer’s block merupakan sejenis kemacetan yang dialami penulis ketika sedang menulis. Misalnya, kehilangan topik hingga mood untuk menulis. Padahal mood sangat mempengaruhi kualitas suatu tulisan.

  1. Mempromosikan Jasa via Platform Sosial Media

Jika ingin menjadi penulis yang tidak ingin mempublikasikan tulisan di platform seperti IDN Times dan sebagainya, maka sebaiknya cobalah mempromosikan jasa tulisan lewat berbagai platform sosial media. Misalnya, Facebook, Instagram, Twitter dan sebagainya.

Bila perlu juga dapat mempromosikan jasa penulisan tersebut melalui situs web lain seperti OLX dan Sribulancer. Ketika orang lain melihat dan membutuhkan jasa tersebut, maka dapat langsung menghubungi. Untuk itu, jangan lupa sertakan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Di samping itu, saat ini juga ada begitu banyak start up yang bergerak di bidang jasa penulisan. Cobalah mendaftar dan lakukan tes untuk mendapatkan job. Biasanya media yang akan digunakan untuk mengirimkan job adalah email dan aplikasi Trello.

  1. Selalu Berkomitmen untuk Memberi Layanan Terbaik

Penting sekali untuk memegang komitmen guna memberikan layanan terbaik bagi para klien. Saat mampu memberikan tulisan yang berkualitas bagi klien, maka klien akan merasa terpuaskan. Efek menariknya adalah klien bisa mengorder artikel lagi untuk proyek berikutnya.

Dengan terpuaskannya klien, maka akan banyak pula orderan artikel yang didapatkan. Tentunya hal ini bisa menambah pundi-pundi penghasilan. Selain itu, nantinya klien tersebut juga bisa ikut mempromosikan jasa penulisan. Tentu ini akan cukup menguntungkan karena tidak perlu mempromosikan jasa sendiri.

Dengan begini, maka bak berkesinambungan layaknya mata rantai, maka jasa penulisan tersebut bisa populer. Bahkan dapat secara kontinyu memberikan penghasilan terus. Semakin banyak tulisan yang dibuat, maka akan semakin banyak pula penghasilan yang dapat diperoleh.

Kiat sukses menjadi penulis freelance memang perlu dicermati lebih jauh dan mendetail. Tentunya bagi yang ingin menjajal peruntungan di bidang kepenulisan artikel lepas seperti ini. Kiranya dengan menjadi penulis freelance, maka seseorang bisa menambah pundi-pundi penghasilan yang cukup menarik.

Posting Yang Berkaitan

 5 Apr 2022

10 Kiat Sukses Memulai Bisnis Franchise

Belakangan ini bisnis franchise terus menjadi bahan pembicaraan. Banyak orang yang menuai sukses dalam melakukan bisnis waralaba ini. Untuk itu, wajar sekali rasanya jika banyak yang mau memulai bisnis franchise.
 19 Apr 2022

7 Kiat Sukses Menjadi Freelance Desain Grafis

Menjadi freelance desain grafis mungkin menjadi impian bagi sebagian orang yang berkeinginan untuk terjun ke dalam industri kreatif. Salah satu alasannya adalah karena ingin mengikuti passionnya.