Peluang Bisnis Waralaba Thai Tea Masih Oke

Bagaimana Peluang Usaha Thai Tea Di Tahun 2019?

Mulai menjamur sejak tahun 2016 silam, gerai thai tea saat ini telah sangat populer di berbagai daerah di Indonesia. Diawali oleh tren minuman milk tea dan bubble tea, ternyata minuman thai tea juga tidak kalah digemari oleh masyarakat. Bahkan saat ini, gembar-gembor bisnis thai tea lebih terasa dibandingkan dengan minuman kekinian pendahulunya.

Peluang Bisnis Thai Tea Masih Diminati Banyak Orang

Apabila dilihat dari popularitasnya yang terus menanjak dan promosi penyedia waralaba thai tea yang makin banyak varian merknya, tentu saja bisa kita lihat bahwa minuman ini cocok dengan selera masyarakat luas. Logikanya jika minuman thai ini tidak laku di pasaran, tentu saja penjualan waralaba thai tea tidak akan semakin banyak tiap harinya. Faktanya pertumbuhan jumlah gerai minuman thai tea ini tidak melambat dari hari ke hari, yang menandakan penjualan minuman ini bisa dibilang cukup baik.

Efek dari popularitas minuman thai tea ini akan sangat menguntungkan bagi pemilik waralaba minuman thai tea dalam jangka panjang. Karena mungkin saja sampai dengan saat ini masih banyak orang yang belum mencoba jenis minuman kekinian yang baru dari negeri gajah ini. Sehingga potensi peluang bisnis thai tea bisa dibilang masih sangat besar.

Mengapa Harus Ikutan Meraih Peluang Usaha Thai Tea?

Karena animo masyarakat yang masih cukup tinggi untuk mencoba varian minuman kekinian ini. Thai tea masih tergolong baru apabila dibandingkan dengan minuman seperti cappucino cincau, milk tea, bubble tea dan es kepal milo. Dan tidak seperti peluang usaha minuman kekinian seperti es kepal milo dan cappucino cincau, nama thai tea tidak meredup dan tidak hanya menjadi sensasi 1-2 bulan saja.

Dari segi resep, thai tea memang relatif lebih menyegarkan dan seimbang dibandingkan dengan cappucino cincau sehingga sangat cocok dengan selera masyarakat luas. Banyak yang bilang kelemahan minuman cappucino cincau adalah tidak adanya standar penggunaan gula yang benar, sehingga seringkali di berbagai gerai ada minuman yang dirasakan terlalu manis (kebanyakan gula). Namun hal ini tidak terjadi pada penjualan minuman thai tea karena racikan thai tea ini biasanya sudah ditakar dengan seimbang sehingga pramusaji hanya perlu mencampur bahan baku yang sudah dipacking per porsi.

Selain itu pula rasa dari minuman ini bisa dibilang relatif “enteng”, tidak membebani badan dengan kafein yang dapat membuat jantung berdebar. Rasanya menyegarkan untuk menghilangkan dahaga, namun tidak terlalu manis sehingga sehabis minum thai tea tidak terasa haus lagi dan perlu minum air putih.

Jadi kesimpulannya, dari segi rasa terdapat keunggulan dibandingkan dengan kompetitor minuman serupa. Dari segi animo masyarakat dan tren masih sangat disambut baik. Dari segi popularitas dan promosi masih banyak sekali varian merk penjualan waralaba minuman thai tea yang akan terus mensupport. Alasan-alasan tersebut juga diperkuat oleh testimoni para penjual thai tea yang bisa dibilang sukses mencetak omzet memuaskan. Dengan deretan alasan tersebut, kami merasa peluang bisnis thai tea masih memiliki potensi baik sebagai peluang bisnis 2019.

Namun jangan melupakan bahwa kunci kesuksesan dari bisnis waralaba minuman thai thea ini yang utama adalah lokasi usaha. Rata-rata para pemilik gerai thai tea yang sukses meraup profit dari penjualan thai tea memilih lokasi usaha yang strategis dan memiliki potensi penjualan yang baik. Faktor kedua yang perlu diperhatikan adalah pricing, karena perbedaan lokasi usaha dapat mempengaruhi harga jual. Pastikan juga anda memilih merk waralaba thai tea yang memiliki support yang baik agar operasional bisnis dapat berlangsung tanpa hambatan.


Tagar: #bisnis thai tea #waralaba kuliner #peluang usaha thai tea #peluang bisnis thai tea #bisnis kuliner #bisnis waralaba