Peluang Usaha Cheese Tea, Omzet Mencapai Puluhan Juta Per Bulan

Minuman apa sih ini?

Seperti namanya, cheese tea merupakan kombinasi dari bahan racikan teh siap saji dengan keju cream yang sejak awal tahun 2017-an digandrungi oleh banyak orang. Teh dicampur keju? Apa iya rasanya enak? Soal rasa tentu saja relatif, tergantung dari selera masing-masing orang. Namun yang pasti minuman ini telah lebih dahulu booming di negara-negara Asia seperti Jepang, Taiwan, China, Thailand, dll. Baru sejak awal tahun 2017, minuman kekinian cheese tea ini mulai populer, mengikuti popularitas thai tea yang telah lebih dulu marak berjamuran. Jadi bisa dibilang minuman ini sesuai dengan selera masyarakat luas.

Mengapa Harus Ikutan Jualan Cheese Tea

Melihat booming waralaba minuman dari waktu ke waktu, kita bisa lihat sendiri bagaimana banyak waralaba minuman dapat tetap bertahan walaupun memang ada juga yang terpaksa harus gulung tikar karena persaingan usaha. Dari banyak usaha waralaba minuman yang tumbang namun faktanya tetap ada banyak juga gerai-gerai minuman siap saji yang sukses dan tetap beroperasi menjual minuman kekinian hingga saat ini walaupun trend minuman tersebut sudah memudar.

Kenapa bisa begitu?

Seperti halnya makan, minum adalah salah satu kebutuhan primer. Kita lihat aja dari diri kita sendiri, apabila kita merasa haus, hal yang pasti segera kita cari adalah minuman. Dan bisnis minuman kekinian seperti gerai cheese tea ini mengincar pangsa pasar orang-orang haus.

Lho, tapi kan minuman siap saji ini harganya jauh lebih mahal ketimbang minuman botolan di minimarket? Apa iya bisa bersaing?

Faktanya bisa. Dan tidak sedikit pula merk-merk minuman kekinian yang masih bertahan hingga saat ini walaupun trend dari jenis minuman tersebut sudah pudar. Asalkan anda benar-benar mengerti pangsa pasar dari minuman kekinian ini dan memilih lokasi usaha yang pas, dijamin anda pasti akan terus mencetak omzet dari waktu ke waktu dengan stabil.

Kenapa gerai minuman kekinian seperti cheese tea bisa bertahan?

Hal pertama adalah pemilihan lokasi. Pada umumnya orang yang membeli minuman cheese tea atau minuman kekinian lainnya berasal dari kalangan menengah keatas. Tidak dipungkiri lagi karena harga minuman kekinian seperti bubble tea, thai tea dan cheese tea berada pada kategori yang relatif tinggi (biasanya diatas Rp 10 ribu). Jadi nggak heran gerai minuman kekinian itu memilih lokasi usaha di tempat-tempat seperti mall, kampus ternama, dan pusat perbelanjaan yang besar. Karena para pelaku usaha minuman ini tau persis calon pelanggan potensial mereka pasti memiliki keadaan ekonomi yang lebih dari cukup untuk membeli minuman dengan harga yang cukup tinggi.

3 Lokasi Yang Disarankan Untuk Berjualan Minuman Kekinian Seperti Cheese Tea

MALL

Pasti ada gerai minuman kekinian di mall, karena biasanya di dalam mall tidak ada minimarket. Jadi pada saat pengunjung haus, penyedia minuman terdekat yang mudah dijangkau adalah gerai minuman kekinian.

SEKOLAH/KAMPUS TERNAMA

Pasti ada gerai minuman kekinian di dekat sekolahan/kampus ternama. Karena para pelaku bisnis minuman ini yakin bahwa kemungkinannya besar bagi para pelajar/mahasiswa yang haus untuk membeli minuman mereka. Dan yang terpenting adalah mereka juga yakin anak-anak ini memiliki uang jajan yang cukup untuk membeli minuman mereka.

PUSAT PERBELANJAAN BESAR

Pasti ada gerai minuman kekinian di pusat perbelanjaan besar karena para pelaku bisnis ini yakin pengunjung yang lelah berbelanja pasti menyiapkan budget untuk makan dan minum juga di dekat lokasi mereka berbelanja. Berbeda dengan pusat perbelanjaan kecil, rata-rata pengunjung pusat perbelanjaan besar biasanya bertujuan untuk membeli kebutuhan dalam jumlah besar, sehingga diperkirakan budget mereka berbelanja lebih besar dan diharapkan juga turut membeli minuman di gerai.

HINDARI LOKASI USAHA SEPERTI INI

Sedangkan lokasi yang kurang disarankan untuk berjualan minuman ini adalah seperti ruko di kompleks perumahan (terkecuali outlet di desain menjadi kafe), lokasi dekat dengan perkantoran (walaupun mungkin bisa saja sukses mencetak penjualan, rata-rata orang kantoran masih banyak yang berpikir soal budget makan siang) dan lokasi lainnya yang berpotensi memiliki tingkat persaingan tinggi seperti di depan minimarket.

Pilihan Waralaba Cheese Tea

Go Cheers

CIZI

Berapa Omzet Rata-Rata Dari Usaha Cheese Tea?

Ngomong-ngomong soal penghasilan bisnis minuman kekinian memang tidak bisa dipukul rata. Banyak faktor yang menentukan jumlah pemasukan harian di bisnis ini, seperti misalnya lokasi usaha, rasa minuman dan variasi menu dari tiap vendor, popularitas brand (waralaba), kompetisi usaha dan juga manajemen usaha yang dikelola. Jika kita melihat gerai penjualan minuman cheese tea yang dapat bertahan bulanan di mall-mall maupun lokasi usaha strategis lainnya, bisa diperkirakan bahwa omzet minimal untuk biaya operasional sudah mencukupi.

Rata-rata penyedia kemitraan minuman cheese tea memberikan ilustrasi pendapatan kotor mulai dari Rp 10 jutaan per bulannya hingga Rp 20 jutaan. Namun tentu saja pemasukan riil dari bisnis minuman kekinian ini bisa berbeda dari yang dilukiskan pada analisa usaha yang disodorkan oleh penyedia kemitraan. Kemungkinan bisa lebih kecil, namun tidak mustahil juga dapat lebih besar dari yang diperkirakan.


Tagar: #peluang usaha waralaba #peluang usaha cheese tea #peluang usaha minuman #peluang bisnis waralaba #peluang bisnis cheese tea #peluang bisnis minuman